Kamis, 17 Maret 2016

Pesan Singkat

Revolusi...
Begitu cepat langkah waktu tinggalkan kami.
Begitu kuat perubahan melerai semua ini.
Begitu banyak hal yang membuat semua individualis lagi.
Yang tadinya kerja bersama,,
Yang tadinya susah bersama,,
Yang tadinya senang bersama,,
Yang tadinya jalan bersama,,
Yang tadinya mendidik bersama,,
Pada ujungnya berpencar bersama,,

Dan kini yang ku lihat hanya sisa jejak kalian...
Seandainya berjumpa, hanya sejenak.
Lalu lalang dan hilang...
Sebab waktu terlalu singkat untuk menyelesaikan misi.
Setelah meregenerasi...
Aku hanya bisa memprediksi dan berorientasi...
Dan masalah kalian,...
Biarlah waktu yang menubahnya menjadi sejarah...

Rabu, 16 Maret 2016

Mimpi Di Atas Kertas

Kilat cahaya panas dari timur...
Telah membangunkanku...
Dari mimpi yang begitu panjang.
Entah, mimpi apa aku semalam...
Berbayang indah, akan tetapi sakit dirasa.

Hingga saat ku terbangun...
Kicauan burung terdengar saru.
Ku usap kedua bola mata ini...
Rabun dan merah samar pasir.
Penuh tanya dan emosi...
Entah mimpi buruk atau indah.
Aku tak paham semua ini...

Bagai Permata dan arang.
Dibalik rindangnya hutan...
Dibalik sejuknya gunung...
Dibalik derasnya sungai...
Dibalik lantunan melodi...
Pula dibalik aksara pujangga...
Semua itu menjadi tema.
Dimana semuanya kelak akan jadi sejarah.
Sebab ku biarkan semuanya berlalu...
Sungguh, aku tak peduli lagi...

Senin, 07 Maret 2016

Senja Tenggelam

Jakarta, 07 Maret 2016...
Sore hari yang mendung dan redup.
Tapakan kakiku membeku di gerebang sekolah...
Rasanya semua begitu cepat berlalu.
Dan aku sadar, aku telah beranjak dewasa saat ini...
Kemas-kemas putih abu-abu.
Lalu melangkah dengan berat hati.
Mengubur sekotak memo...
Untuk membuka lagi wawasan baru seputar dunia.
Tak ada lagi tangis, tak lagi terdengar tawa.

Aku mendapatkan banyak hal disini...
Dari balai pendidikan SMA 70 dan organisasi Sisgahana.
Berat untuk pergi, namun itu harus...
Masa depan masih panjang dan semua ini harus segera aku kubur dalam.
Esok masih ada masa depan yang harus aku raih.

Lalu mataku tertuju pada halaman gerebang sma70.
Ku nyalakan rokok dan ku duduk di halte...
Begitu cepatnya zaman berganti...
Sore hari penuh kesejukan...
Biarlah, terimakasih untuk semua...
Ku kenakan topi, lalu ku berjalan pulang...
Senja sore, menutup kenangan putih abu abu...