Jumat, 22 Mei 2020

Pagi Istimewa

Kala itu, fajar terbit dari timur...
Bulatan mata itulah hal pertama kulihat.
Indah berseri tiada tara.
Dirinyalah orang yang aku cinta.
Selama ini yang mengisi waktu lamunan.
Mengisi rindu yang menggebu.

Kala itu, kicau burung sangat merdu...
Kau seduhkan secangkir teh hangat.
Senyumu terpancar kala membuka tenda.
Mentari yang menghangatkan cinta.
Dan langkah kaki yang menuntun padamu.
Kamulah wanita sempurna.

Kala itu, ialah pagi yang istimewa...
Aku menggapai harapan diatas bintang.
Bersama mengukir kebahagiaan.
Mimpi diantara kedua bola matamu.
Setiap helai yang terhembus angin lembah.
Kita menikmati petualangan kita bersama.

Kala itu, malam di sukamantri...
Aku memulangkan segala kerinduan.
Yang tersimpan diantara jejak.
Dan senyuman yang kulihat pada wajahmu.
Sebelum mata ini terpejam.

Jakarta, 22 Mei 2020
06:05 A.M.
Gamal Johanes Perdana


Kamis, 14 Mei 2020

Yang Akan Selalu Teringat

Iya, aku ingat malam itu.
Malam dimana semuanya berawal.
Aku dan dirinya bersatu dalam kehangatan.
Aku takkan pernah lupa...

Kala pertama kalinya aku melihat jelaga.
Namun aku tak tau harus apa.
Jantung yang berdebar cepat...
Gugup yang mengombang ambing perasaan.
Cemas yang terselimut oleh rasa canggung.
Terkejut dan otak masih mengendalikan segalannya.
Meskipun terlihat tidak baik...

Aku tak pernah punya itikat buruk...
Biarpun semua belum terjadi.
Aku mau terima segala kekurangan itu.
Sebab aku merasa kamulah yang aku cari.
Dengan segala warna kehidupanmu.
Aku bahagia...
Hanya kamu yang aku cinta...


Jakarta, 14 Mei 2020
07:53 A.M.
Gamal Johanes Perdana