Minggu, 26 Februari 2017

Garis Khayal Sebuah Kerinduan

Ada beberapa hal yang membuat aku rindu berkelana.
Dimana saat fajar menggelegar...
Diantara bukit yang hijau tercium kabut.
Lalu hilang tertiup angin yang sejuk tanpa timbal.
Yang mana penjelajahan itu hadir seolah tanpa pacuan.
Tak tau apa yang aku cari...
Di dalam riuhnya suasana pagi dengan kicauan.
Aku rindu...

Ketika senja yang menghapus duka diantara kata.
Aku punya satu cita dari jejak petualangan...
Dimana aku merasa itu adalah bagian divisiku.
Merangkai kata dibawah langit sore yang tenang.
Habiskan waktu sembaring menunggu berganti malam.
Tentang aku yang hidup diantara gelapnya kata cinta.
Aku adalah orang yang tuhan ciptakan untuk hidup di alam.
Tenang dengan hamparan angin senja...

Ketika kelam yang menuai garis khayal diatas angkasa.
Membentuk rasi yang begitu memukau diantara cantiknya bintang.
Garis lintang dan garis bujur yang membentuk keindahan astral.
Hidup dibawah alam sadar sekian lama...
Secangkir teh dan secarik kertas yang kulipat dengan baik.
Memandang langit penuh gemerlap cahaya...
Dan untuk semua langkah kaki...
Mereka akan terhapus oleh air yang begitu lembut mengalir.
Dan perasaan cintaku akan kehidupan alam...
Adalah wujud pengabdian dan rasa pengorbanan yang ikhlas.
Di dalam divisi yang ku geluti dengan tekun...


Jakarta, 26 februari 2016
09:35 P.M.
Gamal Johanes Perdana

Selasa, 21 Februari 2017

Hadirnya Di Hidupmu

Malam yang hambar...
Dan untukmu...
Aku ingin berbicara.
Sebelum kau akhirnya jatuh cinta lagi...
Aku adalah orang yang setia menunggumu.
Kalau kau punya angan tentang semua rasa.
Atau kamu beralih untuk dapatkan yang lebih dariku.
Silahkan kamu adu rasa kasih sayang ini...
Yang setia dibalik derunya hujan.
Yang rela berkorban limpahkan semua tenaga.
Tanpa kata dan air mata.
Kau takan temui sifatku dalam dirinya...

Aku memang hanya manusia...
Dan soal cintamu padaku...
Itu adalah satu pertanyaan besar.
Ketika dirinya masuk kedalam hidupmu dan mengubah segalanya.
Aku tetap gamal yang hidup dalam kesetiaan itu.
Bukan aku tak memperjuangkanmu...
Satu saat cinta yang akan membuatmu sadar.
Dan aku yakin kalau akulah yang terbaik.
Jika kau mau adu rasa sayang aku, silahkan...
Aku tak takut, karna aku yakin akulah juaranya.


Jakarta, 21 Februari 2017
11:30 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Sabtu, 18 Februari 2017

Selamat Ulang Tahun

17 Februari adalah hari yang istimewa untukmu.
Di tahun 2017...
Usiamu telah ganjil 17 tahun.
Doa yang terpapar luas yang terpanjat hanya untukmu.
Serta keistimewaan yang penuh...
Telah menjadikan dirimu pusat perhatian dunia jumat lalu.
Izinkan aku untuk melukis hari harimu dengan rajutan seni.
Yang aku khususkan hanya untukmu.

Sosok gadis yang memiliki sifat akuarian...
Lahir di bulan febuari dengan sejuta rasa kehormatan.
Aku dan dirinya adalah cinta dalam satu bintang.
Air yang tenang bagai lautan...
Kala rasa sayang yang tumpah meruah.
Kau datang temani hidup penuh pesona.
Tanpa pena...
Aku ucapkan bahwa aku mencintaimu.
Di usiamu yang menginjak angka 17...
Semoga aku adalah makna dibalik semua doamu itu.


18 Februari 2017
06:24 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Sabtu, 11 Februari 2017

Belajar Programing

Hujan yang mengguyur jakarta di pagi hari...
Secangkir teh...
Rokok dan notebook yang temani.
Dimana tak ku dengan suara kicauan burung...
Yang ku dengar hanyalah jemari yang berdetuk.
Menari merajut sebuah kode...
Pemrograman...

Aku mulai memiliki ide untuk membuat sebuah website pribadi.
Yang dimana itu adalah langkah awalku menggeluti dunia maya.
Memang terbilang rumit tapi pasti mungkin...
Menyerap semua ilmu...
Inovasi, dan experiment...
Dimana aku bisa berkreasi sesuka hati...
Tanpa batas.
Dimana ada niat dan tekat...
Aku yakin pasti ada jalan.


Jakarta, 11 Februari 2017
06:45 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Kamis, 09 Februari 2017

Terlintas Lalu Abaikan

Ada satu rasa yang merasuk dalam jiwa...
Kala senyap dalam gelap.
Aku bisa merasakannya, tapi aku tak bisa mengelak...
Perasaan ini mengayun dalam sukma.
Hanguskan rasa butakan mata.
Sungguh aku takkan lupa...

Tertunduk haru...
Dalam satu malam yang sunyi tanpa bintang.
Ketukan salamnya ingatkanku ke masa...
Dimana aku tak memiliki harga diri.
Sebab cinta...
Hingga berbuah luka tanpa lebam.
Aku tunduk akan benih rasa yang hinggap dalam sukma.
Tumbuh semakin besar...
Berkembang dan hanyut dalam mimpi indah.
Payah...

Aku telah memohon ampun pada dewi cinta.
Dia tak berkata...
Hanya memberiku terjangan begitu kuat.
Aku tetap kuat...
Meski sempat ku terjerat.
Perasaan ini memang benar tak bisa hilang sepenuhnya.
Hingga detik ini...
Masih ada rasa sayang yang tersisa.
Hargai lalu abaikan...

Jakarta, 09 Februari 2017
02:13 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Selasa, 07 Februari 2017

Cinta Akan Mengingatmu

Pernahkah kau merasakan...
Bahwa disini aku memikirkanmu.
Atau kau pernah tau isi dan niat hatiku padamu.
Kau adalah orang yang ku kenal 5 tahun silam...
Melintasi savana cinta dalam mimpi yang panjang.
Tanpa air...
Hanya dengan sebuah kesederhanaan.
Kau jalani rasa penuh kekuatan...
Aku sadar kalau aku hanya punya kau seorang.

Tak perlu ku mengejar jauh di ujung mata...
Dan tak perlu aku merasa kurang.
Aku berusaha untuk lengkapi kekosongan.
Dimana kamu yang ku sebut...
Bergerak leluasa kiri dan kanan.
Aku punya hati yang bisa ku sebut dirinya penyayang.
Mungkin...
Hanya cinta yang akan mengingatmu.

Jalanku...
Adalah jalanmu.
Jika kau mampu melengkapi kekuranganku.
Kau lah tempatku berlabuh...
Setelah ku puas dengan masa mudaku.


Jakarta, 07 Februari 2017
01:50 A.M.
Gamal Johanes Perdana