Rabu, 23 April 2025

Kerinduan

Bukan aku yang berubah, tapi kita. Yah, semakin lama usia pernikahan kita, semakin banyak hal yang hilang didalamnya. Apapun itu, tentang keharmonisan, budaya, perhatian, kehangatan, dan lainnya. Kamu selalu berisik menyuarakan bahwa aku tidak seperti dulu saat pertama kamu kenal, sedangkan aku hanya diam dan meratapi nasib akan banyaknya perubahan kamu yang semakin jauh. Sebab aku paham bahwa manusia itu sangat dinamis, tapi mengapa?, mengapa kita seperti ini sekarang, dan mengapa ego kita semakin kuat satu sama lain. Aku tau kalau kejenuhan itu selalu ada dalam hubungan, tapi bisakah kita berpura pura seperti saat kita bertemu di awal cinta. Aku merindukan kehangatannya, segalanya yang kini hilang, dan digantikan hal dan sifat baru kita yang asing. Bisakah di dunia ini cukup hanya ada kita saja, atau setidaknya kita tidak memikirkan apapun layaknya kita bertemu di awal. Aku hanya ingin kamu yang dulu aku kenal, yang selalu hangat dan mencintaiku secara intens.

Hubungan ini semakin rumit, aku tau kepudaran itu pasti ada, tapi ada hal kecil di hatiku yang inginkan kepudaran ini berakhir. Aku sudah memberikan segalanya untukmu, mengorbankan apapun untuk orang yang paling di cinta, tapi kamu selalu bersikap seperti itu. Jika memang jenuh, katakanlah. Dan pergilah, cari apa yang bisa membuatmu puas, aman, dan nyaman selain aku. Aku sudah muak dengan ego... Hal yang kukira kita sekarang sudah menjadi kamu dan aku. Dan aku tetap akan selalu merindukan kita yang dulu.
 

Jakarta, 23 april 2025
03.57 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Senin, 14 April 2025

Menyelam Lebih Dalam

Kamu sudah memutuskan untuk menghilang dari edaran. Dan hanya beberapa orang yang memiliki akses bertemu denganmu. Keterbukaan membuatmu tidak bisa mengendalikan apa pun yang sudah kamu rencanakan. Tapi kamu sudah berhasil sejauh ini.

Tahun ini kamu sedang bersih-bersih masalah orang yang bisa kamu percaya. Yah, trusst issue adalah hal yang sangat kamu perhatikan. Sebab, kita tidak akan pernah tau kedepannya siapa yang akan menjadi musuhmu. Banyak orang yang tidak suka akan kebaikan yang kamu tebar selama ini, dan selalu berusaha menjatuhkanmu. Dimanapun, sikap berhati-hati ini semakin kuat di tahun ini. Saya hanya takut salah menilai orang yang bener tulus mensupport dan palsu. Tapi itu akan terungkap dengan sendirinya.

Mungkin tidak akan ada yang sadar dengan saya menghapus akun instagram lama saya, saya benci dengan orang yang suka menspionase untuk kemudian memblow up hal-hal yang tidak-tidak. Ada orang yang memang berempati dan ada orang yang hanya ingin menebarkan kebencian. Siapa yang terbawa dan siapa yang pandai memilah, Itu hal yang tidak bisa kita ketahui...

Selalu berusaha meredam kebencian saya sendiri, saya sangat takut segalanya menjadi dendam. Saya berusaha untuk meredam segala berisiknya pikiran dan mengalihkannya ke hal yang positif untuk diri sendiri.

Saya selalu mengupdate dan mempertebal proteksi kepercayaan kepada orang, dan sampai saat tulisan ini saya buat. Maaf, saya hanya butuh pencerahan dari orang yang tepat. Saya akan membawa diri saya menyelam lebih dalam dibawah samudra.

Bukan untuk sebuah kekalahan, tapi untuk misi berikutnya...


Jakarta, 14 April 2025
06.11 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Selasa, 01 April 2025

Bintang Selatan

Bintang selatan itu harusnya menjadi sebuah pertanda...
Hanya saja aku yang kurang peka.
Aku bisa menghargai diri sendiri.
Menjadi lebih menyayangi aku sebagai pengendali.
Apapun itu...
Kamu layak diberi penghargaan.

Ini semua tentang intuisi...
Bagaimana bisa, tanpa tanda.
Bintang selatan ternyata adalah jalan keluar.
Aku berjalan mundur bukan untuk menyerah.
Tapi untuk diriku sendir...

Yang kini orang kenal...
Sebagai pengubah dunia.

Jakarta, 01 April 2025
04.22 A.M.
Gamal Johanes Perdana