Yang menutupi segala kurangnya aku.
Yang selama ini menuntunku.
Dan yang selama ini menjadi tombak hidupku.
Emosi itu membuatmu mengucapkan kata sesal.
Aku memang sekuat baja.
Tapi aku tetap punya titik lemah.
Dan katamu tepat mengenai titik itu.
Diamku adalah sakitku.
Dan aku tak ingin berbagi itu padamu.
Itu hakku...
Aku tau akan segala kekuranganku.
Dan kamu tak tau rasanya jadi aku.
Aku tak bisa jadi orang sesempurna itu.
Berat...
Seberat itu hatiku menerima kata sesalmu.
Dan sesakit itu jika adanya kau memang benar menyesaliku.
Maaf jika aku jauh dari yang kamu harapkan.
senin, 28 Februari 2022
10:22 A.M.
Gamal Johanes Perdana