Melati itu memberikan sebuah ketenangan.
Dengan kesejukan yang asri terasa.
Bagiku...
Ketenangan dan kesunyian adalah hiburan.
Yang teduh terasa bersama wangi dupa.
Dan secangkir teh...
Melupakan segala masalah yang menerpa.
Dari segala kepalsuan dan kemunafikkan.
Aku menghindar sebab aku berbeda.
Aku tidaklah palsu.
Aku terbiasa hidup menyendiri.
Selama ini aku hanya terbawanya.
Ini bukan identitas asliku.
Aku hanya tidak ingin jadi palsu lagi.
Melati punya caranya sendiri.
Jakarta, 27 juli 2022
12:30 A.M.
Gamal Johanes Perdana