Sabtu, 16 Desember 2023

Sebuah Pilihan Bunuh Diri

Kamu hanya perlu terdiam...
Tak perlu susah payah mencari.
Karna kamu sedang ada pada pilihanmu.
Kamu lagi ada dalam mimpimu.
Kamu sedang ada dalam duniamu.
Dan kamu sedang dalam masalahmu.
Semua yang kamu buat sendiri...

Kamu yang memilih untuk menjadi pohon rindang...
Menjadi rumah untuk beberapa spesies.
Menjadi peneduh bagi yang lewat.
Menjadi pengendali iklim udara dan tanah sekitar.
Menjadi tempat berlindung kala badai.

Mungkin kamu hanya lupa diri...
Bahwa sesungguhnya manusia punya batas.
Punya rasa jenuh dan punya rasa ingin.
Punya rasa sakit dan bisa sembuh sendiri.
Punya rasa perduli...
Dan juga bisa mati dengan kehendak sendiri.


Jakarta, 16 Desember 2023.
02:35 P.M.
Gamal Johanes Perdana 

Rabu, 15 November 2023

De'javu

Melihat mereka...
Rasanya seperti melihat waktu yang terulang otomatis.
Waktu yang pernah kurasakan sewindu silam.
Dan aku menjadi penontonnya saat ini...

Mereka sudah hampir sempurna terbentuk...
Dan sebentar lagi sebuah siklus selesai.

Secara naluriah tanpa sengaja... 
Aku telah membawa sebuah DNA dari masalalu.
Tertanam nilainya dengan banyak perubahan dan evaluasi.
Mereka hidup layak dan tumbuh dengan baik.

Dan apa yang aku lihat dari gambar ini adalah kita.
Yang pernah se'erat itu...
Sebelum waktu mengubahnya menjadi asing.


Jakarta, 15 November 2023
08:35 P.M.
Gamal Johanes Perdana

Jumat, 13 Oktober 2023

NsAID

Aku adalah manusia...
Aku punya rasa sakit.
Tapi jarang terungkap.
Selelu ku tenggak opium untuk itu.
Tapi tak jua redakan sakit pada hati.

Aku tau cinta butuh pengorbanan....
Tapi aku merasa berkorban besar untukmu.
Untuk mencintaimu sebagai seorang istri.
Bagiku, ini tiada akhirnya...

Aku adalah manusia hening...
Tanpa suara.

Jakarta, 13 Oktober 2023
03:43 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Senin, 25 September 2023

Bendera Merah

Aku rasa masih jauh rasanya untuk dirayakan.
Atau setidaknya...
Aku bisa bangga atas diri sendiri.

Melihat bendera merah itu mulai berkibar lagi.
Hidup di zona yang baru dan lebih damai...
Dengan harap akan peningkatan kualitas.

Nyaris tak ada yang tau akan susahnya berkorban.
Tapi pun aku tak ingin orang tau...
Mereka yang saat ini hidup di zamannya.
Mungkin akan sangat berterima kasih kelak.

Harapku terbesar ialah memutus masalalunya.
Banyak hal yang sebetulnya itu tak perlu.
Mereka sudah hidup di jaman teknologi...
Jadi sistem rimba yang keras tak perlu lagi.

Mereka sudah hebat buatku...
Asta Baskara, Angin rimba, dan Casis 35.

Jakarta, 25 September 2023
08:42 P.M.
Gamal Johanes Perdana

Rabu, 30 Agustus 2023

Angkasa

Aku rasa ini masih panjang rasanya...
Berkelana selalu si sisa umurku.
Tak ada lagi yang ku kejar...
Yang hanya ini yang kubisa saat ini.
Menikmati masa muda tanpa batas...
Tanpa anak.

Lagi pula apa yang ingin ku wariskan...
Selain DNA logika dan penalaran kuatku.
Aku rasa tuhan takut bahwa mutasi ini semakin gila.
Aku akan menciptakan keturunan atheis yang mutlak.
Atau...
Jikapun tuhan ada harusnya tuhan mendengar.

Jika memang tuhan baik...
Dia takkan menciptakan neraka untuk umatnya.
Jika tuhan itu maha mengabulkan, tak ada orang susah di dunia.
Dan jika tuhan maha pencipta...
Tuhan tidak menciptakan diriku dan orang atheis lainnya.
Sudahlah...

Biarkan semesta berjalan semestinya...



Jakarta, 30 Agustus 2023.
09:47 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Kamis, 13 Juli 2023

Aku, Kamu, Dan Mereka.

Ini tentang aku, kamu dan mereka.
Belati bermata dua yang telah kita bangun.
Cepat atau lambat...
Mereka yang selama ini terbuat dari hati.
Yang akan merusak hati si pembuatnya.
Mereka akan pergi...

Aku sudah persiapkan segalanya sangat jauh.
Karna hidup harus berjalan...
Meskipun berat, aku tau pasti ada hal baru.
Mereka akan terus tumbuh...
Dengan bekal yang kita berikan selama ini.
Kita memang tidak pernah jera oleh cinta.

Jakarta, 15 Juli 2023
09:38 P.M.
Gamal Johanes Perdana


Jumat, 07 Juli 2023

Pelangi, Bulan, dan Bintang Jatuh

Sebuah remedi yang menakjubkan...
Langkah yang sama di waktu yang berbeda.
Dan kamu sumbing...
Selalu punya cara baik dalam mempersentasikannya.
Dalam hal apapun...

Pelangi itu hadir memeluk matahari.
Dihias gemuruh ranting yang dilalui angin.
Dan binaran itu masih terlihat sama seperti biasanya.
Matahari itu punya emosi yang aneh menatapku.
Tapi aku suka dengan keindahannya.

Hingga senja tiba...
Binarannya menguat sebelum akhirnya meredup.
Lalu aku tunggu hingga pagi lagi.
Sinarnya masih kulihat pada purnama...
Yang dipercantik bintang jatuh.

Sejauh ini...
Aku yakin semua akan berlalu lebih cepat.
Harapku... 
Ini bukan yang terakhir aku melihat.

Temanggung, 07 Juli 2023
01:33 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Kamis, 08 Juni 2023

Gelombang

Tenang namun menggulung.
Perasaan ini seperti hanyut terayun.
Jauh tanpa harap berlabuh.
Disatu mimpi yang sering ku panggil.
Gelombang...

Kamu terlalu luas untuk ku harap hadirnya.
Terlalu tinggi untuk digapai...
Hampir mustahil tapi mungkin.
Terlalu kuat dan menakutkan.
Atau aku  yang terlalu berharap?...

Hal yang selalu ku sembah tanpa akhir.
Selalu ku nanti tanpa takdir.
Kamu terlalu tinggi untuk sekedar harap.

Kamu terlalu semu untuk dijadikan keinginan.
Teruslah berlayar tanpa berlabuh.
Sampai jikalau memang takdirnya.
Dermaga kita selalu terbuka untukmu datang kelak
Kamulah harap kita...


Jakarta, 20 Mei 2023
04:40 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Magis

Ada hal yang tak bisa kita hindari sejauh ini.
Sejauh pengalaman hidupku selama 26 tahun...
Sebuah mimpi yang biasa ku sebut...
Magis.

Semesta menciptakannya terlalu kuat.
Diluar akal sehat dan tanpa sebab.
Aku tak pernah tau apa tujuannya.
Tapi itulah bentuknya...

Jakarta, 08 Juni 2023
07:27 P.M.
Gamal Johanes Perdana

Selasa, 09 Mei 2023

Sedang Berdamai

Damai diri antara dua kutub berlawanan...
Logika dan Hati yang kerap bersinggung.
Namun dia diikat dalam satu jiwa.
Mereka ada di dalam diri ini.

Lelah sebenarnya merasakan mereka berkelahi.
Tapi entah apa sebab mereka kali ini bisa berdamai.
Aku merasa kualitas hidup meningkat drastis didalam diri.
Meskipun takan lama.
Setidaknya pagi ini cukup damai dirasa.


Jakarta, 09 Mei 2023
10:51 A.M.
Gamal Johanes Perdana


Senin, 08 Mei 2023

Laut

bagaimana jika ombak itu menggulung sangat deras.
Seperti kita yang bising dimalam ini...

Kamu menduga seperti manusia.
Sedangkan aku adalah laut.
Yang selalu berubah tanpa arah...
Terlalu luas untuk kamu jamah lingkupnya.

Kita hidup berdampingan...
Tapi aku yang takkan pernah kamu prediksi.
Aku lahir dengan sejuta misteri.
Dan aku adalah laut yang kamu cintai..

Seorang mengetahuiku penuh, karna dia mendalami.
Dan kamu hanya menikmatinya...
Laut itu penuh dengan kepalsuan.
Pesanku...
Kamu takkan pernah tau apa itu laut sebelum kau menyelam.
Merasakan arusnya dan terbawa jauh tanpa sadar.

Laut Memang selalu berlaku seperti itu...

jakarta, 17 Mei 2023.
11:19 P.M.
Gamal Johanes perdana

Minggu, 30 April 2023

Dopamin Tanpa Penawar

Hampir genap satu dekade aku merasakan ini.
Rasa yang kusebut sebagai dopamin tanpa penawar.
Lebih gaib dari pada apapun di dunia.
Seperti ada diombang-ambing samudra luas
tanpa menemukan daratan sedikitpun.

Terjebak di ruang penuh imajinasi dan hayal.
Dalam sihir yang meresahkan.
Yang terburuk ialah aku nyaman didalamnya.
Hidup berdampingan dan bersimbiosis.

Mencintai orang yang tidak sedikitpun mencintai kita.
Adalah Narkotika...
Merindukannya adalah psikotropika aktif.
Dan merehabilitasi diri adalah siksa.

Ini lebih buruk dari apapun di dunia...
Semakin dilawan, rasanya semakin kuat.


Jakarta, 06 Mei 2023
11:32 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Sabtu, 29 April 2023

Sosial Eksperimen

Tahun ini adalah tahun dimana aku merasa bahwa aku tumbuh lebih dari ekspetasi sebelumnya. Tau banyak hal baru, Menghimpun pengalaman dan ilmu lebih banyak dari tahun sebelumnya. Dan setelah aku lihat perkembangannya. Beberapa minggu ini aku telah menaikkan ekspetasinya lebih jauh dari ekspetasi awal. Aku sangat sadar bahwa banyak hal yang tidakku ketahui sejauh ini. Semakin banyak hal baru yang diterima akhir ini membuat saya semakin ingin mendalaminya. Aku menyebutnya Sosial eksperimental...

Sejauh ini aku berkerja hanya sebatas melakukan perintah dan menerima gaji. Hingga di satu titik aku merasa tidak diperlakukan baik oleh pemilik perusahaan dan timbullah filsafat dasar." Bisakah saya membuat perusahaan dan memperlakukan karyawan dengan baik?" Dan saya menjawab "Harus bisa". " Langkah awal apa yang akan kamu tempuh?" dan inilah Sosial experimental...

Membuka segala pikiran untuk mulai beratensi dan bersosialisasi lebih dari biasanya. Hal ini sudah berjalan beberapa minggu ini dan jujur saja kalau ini sangat menyenangkan. Kamu bisa menemukan simbiosis timbal balik apa yang kamu lakukan pada orang lain. Singkatnya "Jika kamu menghargi orang lain, kamu akan mendapatkan penghargaan yang sama" Orang takkan melihat seberapa bisa dan pintarnya diri anda jika anda tidak mengimbanginya dengan sikap sosial. Saya adalah orang yang rendah akan bersosialisasi dan itu yang membuat saya sejauh ini hanya dimanfaatkan. 

Menjalin kerjasama mungkin adalah tujuan dari eksperiment ini, hingga akhirnya bisa membuat perusahaan jasa kecil-kecilan. Setidaknya bisa untuk membuat banyak orang hidup dan bisa berkerja dengan layak itu tujuannya. Tapi jauh sebelum itu terbentuk, eksperiment sosial ini akan terus saya lanjutkan sampai waktu yang tidak ditentukan, karna ini sangat seru.

" Jika kamu diperlakukan buruk oleh oknum kapitalis, Bangun dan jadilah kapitalis. Tapi tidak untuk lagi memperlakukan buruk pada orang lain. Itu akan menghambat kinerjamu" 

Jakarta, 29 April 2023
11:32 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Senin, 24 April 2023

Bodoh

Aku selalu berpikir kalau ingin mengulang waktu itu adalah bodoh. Tapi aku menginginkannya, sama dengan aku menginginkan sebuah kebodohan. Selalu mengingat kalau menjadi bodoh pun tak ada salahnya, bahkan orang bodoh hidupnya selalu tenang. Lebih banyak tau, bagaikan sebuah pedang bermata dua. Lebih banyak tau memang akan membuatmu maju, Tapi sudah sejauh ini saya baru tau efek sampingnya dan parahnya takkan bisa menjadi bodoh karna rasa penasaran tinggi. Saya telah membuat senjata pemusnah diri sendiri. Lebih buruk nyalagi, saya tidak akan berhenti dan terus berkembang, tanpa bisa mengulang menjadi bodoh.


Jakarta, 24 April 2023
09:14 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Selasa, 14 Maret 2023

Untuk Maret 2023

Belum ganap catur wulan di tahun ini, Banyak hal yang tumbuh kulihat pada orang yang ada disekeliling ini. Ini bukan tentang siapa yang unggul dan siapa yang paling. Tapi siapa yang bisa memaknai kehidupan sebagaimana mestinya. Tidak menjadi yang paling kuat, namun paling efisien. Tidak menjadi paling pintar, tapi menjadi paling efektif. Dan tidak menjadi paling punya, tapi paling bersyukur. Saya turut senang dengan mereka yang bisa dengan tepat memaknai sebuah jalan hidup. Sebab saya pernah melewati itu jauh, cepat sadar dan tau memilah. Dan saya sangat suka membangun karakter banyak orang menjadi lebih baik menurut mereka. Saya suka mengajar dan mengayomi. Bagi saya, Sisgahana tempat yang cukup pas untuk saat ini. Mereka yang masih bisa di bentuk karakternya menjadi lebih bebas dari yang saya rasakan dahulu.

Ada pribahasa kalau "Pohon kecil, rindang, dan berbuah itu lebih baik daripada pohon besar, tinggi, tak berbuah". Saya setuju karna tak perlu menjadi besar untuk menjadi bermanfaat. Saya hidup dengan pas dan saya bisa mengajarkan banyak hal pada mereka, serta menebar bibit ilmu yang saya punya. Menjadi pelindung untuk mereka yang berjuang, dan menjadi teduh untuk mereka yang kepanasan. Hal seperti itu sudah cukup membuatku senang dengan membangun rasa kekeluargaan. Dan yang lebih jauh lagi, sesederhana itu hal yang saya lakukan membuahkan mimpi besar yang mereka cita-citakan.

Sejauh jalan ditahun ini, banyak hal menarik yang saya temukan. Semoga, langkah kedepannya membawakan banyak hal kebaikan. Saya suka melihat mereka tumbuh dengan bebas. 

Jakarta, 14 Maret 2023
03:48 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Kamis, 16 Februari 2023

Sang Penghuni Samudra

Yang hidup diantara gulungan ombak.
Tak ada yang tau apa yang selama ini dikandungnya.
Dan ini semua tentang obsesif plagiarisme.

Hidup bebas menggoda dalam gelombang.
Merambat tenang ditengah kekuatan mutlak.
Hidupnya hanya untuk merias ruang hampa.
Dan menjelajah jauh seumur hidupnya.
Ini semua untuk laut dan segala kekayaannya.

Tentang angin yang menerjang air menjadi ombak.
Tentang kehidupan yang ada padanya.
Tentang mimpi yang dibuatnya.
Tentang air yang menjadi penopang kehidupan.
Matahari sebagai tumbuhnya.
Gelombang sebagai kekuatannya.
Riam sebagai ketenangannya.
Dan panah sebagai alur hidupnya.

Segara Judulnya...
Sebagai mahakarya terbaik saat ini...
Mengandung sejuta makna tentang diriku.
Tentang Mimpi...
Masalalu...
Haparan...
Dan tujuan hidup.

Kado terbaik di usiaku yang ke-26 Tahun...


Jakarta, 16 Februari 2023
11:21 P.M.
Gamal Johanes Perdana

Jumat, 27 Januari 2023

Oksitosin Terenskripsi

Perjalanan panjang dan jauh...
Disatu pagi yang samar teringat.
Kelabu seperti segelas cola...
Dan segala susur langkah yang membumi.
Sejauh yang teringat...
Hamparan luas diantara sabana.
Serta deruan angin yang konsisten...
Dan terik yang membakar.
Menjadikan semua itu jelaga...

Reka lagi...
Yang bertanggung jawab atas sejuta sastra.
Tak perduli akan kemurnian...
Yang bertanggung jawab atas kelana.
Tak tau rasa menyimpan...
Dan yang bertanggung jawab atas warna.
mewarnai tanpa mewarnai.
Reka lagi...

Nada minor...
Yang tenggelam diantara teki.
Disirami cahaya tanpa cahaya...
Melantun diantara ngarai.
Merdu tanpa terdengar...

Atau...
Rintik hujan basahi pipi.
Luka tanpa dilukai...
Lelah tanpa berlari...
Semangat tanpa tujuan.
Dan masih tetap menjadi diri sendiri.

Ditarik...
Masuk tanpa keinginan mutlak.
Tapi hanyut.

Jatuh...
Tanpa tergelincir.
Terjebak...
Tak mau lepas, tak mau mati.

Terus menikmati kebodohan indah...

Waktu tak bisa mengulang segalanya.
Terpenting lagi...
Aku tau cara menghargainya.


Jakarta, 15 Januari 2023
06:45 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Selasa, 10 Januari 2023

Keinginan Kuat

Masih pada keadaan terengah-engah.
Ini masih belantara...
Dan aku masih didalamnya.
Aku hanya berusaha membohongi diri.
Aku tau itu...
Tentang hal yang masih sama.
Meski hampir genap satu dekade lamanya.
Menjadi seorang yang amatiran mengumpat.
Dan pandai terjebak tanpa mau ditolong.

Bagaikan laut yang mendambakan ikan didalamnya.
Kesepian ini menjadikanku ombak yang kerap menggulung.
Ditiup angin lalu menghantam karang.
Dan berulang...
Tak pernah temukan hari yang tenang.
Hal yang buruk dalam membawa diri.

Pagi ini membawaku pada keinginan kuat.
Untuk terus ada dan hidup di dalamnya.
Apapun yang terjadi...
Diri ini sangat menikmati fantasinya.
Bermain pada alam bawah sadar.
Terbangun sejenak...
Lalu akan kembali pada mimpi yang sama.
Sebuah takdir yang takan pernah bisa diubah.

Jakarta, 10 Januari 2023
05:57 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Sabtu, 07 Januari 2023

Apa

Apa yang ingin kau mulai...
Hal itu selalu terlintas dan aku menjawab.
"Aku sudah memulainya"
Entah untuk apapun itu.
Kamu akan masuk pada duniaku.

Apa yang ingin kau tuju...
"Sejuta hasil"
Entah untuk hasil apapun itu.
Yang terpenting kita berusaha.
Dan senang dengan layak.

Apa yang membuatmu kawatir?...
"Hanya tak mau ada dominasi seseorang"
Yang jelas kebersamaan utamanya.

Dan apa yang kau mau untuk itu...
"Tidak ada, hanya ingin membangun kembali"

Dan untuk 2023 ini?...
"Aku tidak peduli, itu hanya waktu"


Jakarta, 07 Januari 2023
12:13 P.M.
Gamal Johanes Perdana