Senin, 14 November 2022
Aku Masih Mencintaimu
Sabtu, 22 Oktober 2022
Habitat
Malam semusim panas...
Dimana siang tadi hujan mengguyur kota.
Setelah beberapa minggu tak temui hujan.
Segalanya bukan berarti membaik.
Sudah dua malam dirimu hadir tanpa ku mau.
Entah apa maksud dan tujuan...
Dan hal utama yang kulihat adalah bola mata itu.
Senyuman itu...
Pada kenyataannya berbuah ingatan...
Bagai hujan ditengah padang gurun nan tandus.
Aku sudah mampu menciptakan habitatku.
Meskipun tandus, namun segala didalamnya hidup damai.
Lalu hujan datang...
Semuanya bukan berarti membaik...
Hujan itu datang memporak-porandakan seisinya.
Mematikan segala flora dan fauna.
Hati...
Membangun ulang...
Menatanya lagi bukan hal yang mudah.
Diantara bulan dan bintang yang ku tatap.
Yang ku temukan hanya keresahan.
Dan doa agar semua kembali membaik.
Jakarta,05 Oktober 2021
Gamal Johanes Perdana
Pengabdian
Rabu, 21 September 2022
Kode Program DNA
Jumat, 26 Agustus 2022
Berdamai Dengan Keadaan
Rabu, 17 Agustus 2022
Edelweis
Pagi...
Ketika matahari terbit dari balik bukit.
Edelweis itu terlihat.
Kuning pucat kecokelatan.
Harumnya punya sejuta kedamaian.
Bersamamu...
Pada lembah kencana.
Pagi itu, aku melihatnya berbeda.
Penuh pesona diantara luasnya sabana.
Selepas dinginnya malam yang menusuk.
Kamu tetap hadir hangat pagi ini...
Diantara kedua bola mata yang kulihat.
Ada hal yang ingin kuberi tahu padamu.
Tentang hamparan ilalang yang mengunig.
Ditengah iklim tundra gede pangrango.
Dan kristal embun yang dilewati sinar matahari.
Aku melihatmu sepesial pagi ini.
Dan terima kasih untuk tetap tersenyum.
Pagi ini, hangat karnamu.
Surya kencana, 06 Agustus 2022
05:47 A.M.
Gamal Johanes Perdana
Pendaki dan Pohon Tua
Rabu, 03 Agustus 2022
Untuk Malam Ini
Senin, 01 Agustus 2022
Untuk Pagi
Rabu, 27 Juli 2022
Melati Putih
Jumat, 15 Juli 2022
Tarian Hujan
Aku harap bukan hanya malam ini.
Ketika hujan mengguyur ketenangan itu nyata terasa.
Sunyi hanya ada lantunan musik.
Ditengah derunya gemercik air.
Tak ada beban dan pikiran.
Mungkin...
Ini caraku menikmati kesendirian.
Malam yang kusebut damai.
Diantara teduhnya hati yang kerap terhujat otak.
Dimana aku sangat menikmati kesendirian ini.
Bersama secangkir kopi...
Dan lagu klasik yang kuputar.
Aku menari bahagia dibalik derunya hujan.
Jakarta, 15 juli 2022
11:07 P.M.
Gamal Johanes Perdana