Untukmu yang kusebut cinta....
Tempatku pulang.
Wanita yang ku butuh disetiap detiknya.
Yang kutemui disaat mata terbuka.
Yang selalu kujaga di setiap tidurnya.
Diantara sejuta paduan indah...
Dia melatiku...
Mekar putih nan harum dalam hidupku.
Tumbuh dan sekar setiap harinya.
Layak perjalanan hidup.
Jangan lelah atas jatuh bangunnya kita.
Bila pengorbananku kurang bagimu.
Katakanah...
Melatiku tak boleh menggugurkan bunganya.
Jakarta, 22 September 2021
03:28 A.M.
Gamal Johanes Perdana