Rabu, 28 Oktober 2020

Akan Datang Waktunya

Satu hari nanti...
Aku yakin akan datang waktu.
Dimana segala beban yang sangat berat.
Akan ringan di panggul.
Sebab emosi yang kian stabil.

Satu hari yang akan datang...
Akan tiba saatnya kita bahagia dengan sederhana.
Dimana kehidupan yang serba kurang.
Tapi kita mampu menikmatinya.
Sebab syukur yang kita panjatkan.

Disatu hari yang akan tiba nanti...
Dimana hari yang ditunggu datang.
Dengan sejuta gelak tawa kebahagiaan.
Kita yang di ikat oleh cinta.
Pula membahu membangun segala mimpi.

Pula untuk satu mimpi nanti...
Momongan pertama pun akan kita bina.
Yang suci, akan membuat kita lebih kuat.
Yang lelah, akan membuat kita belajar.
Yang tertanam, akan kita petik hasilnya.

Hidup memang sesingkat itu...
Tapi kebahagiaan yang kita rasakan.
Tergantung, sejauh mana kita bisa bersyukur.
Setidaknya, sejauh ini aku bersyukur telah dipertemukanmu.
Sesederhana itu bagiku...

jakarta, 28 Oktober 2020
03:30 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Senin, 26 Oktober 2020

Tekanan Tinggi

Semua orang tidak tau.
Tentang diriku...

Aku yang lahir dari tekanan tinggi.
Dan hidup dengan tekanan tinggi.
Mereka tak tau dibalik tawaku.
Harusnya mereka lebih bersyukur dari itu.
Mendengar keluhan mereka...
Itu semua adalah masalah ringan.
Tapi mereka berlaku tak kuat.

Hanya segelintir orang yang ku percaya.
Mereka pun tak tau semua.
Hidup dari tekanan segala arah memang biasa.
Tekanan yang membuatku merasa hidup.
Aku dikaruniai sebagai tiang bagi semua orang.
Aku senang melihat mereka bahagia.
Aku bukan budak.
Aku hanya ingin mereka tak merasakan hal yang sama.

Setidaknya, apa yang ku tanam akan tumbuh dengan semestinya.

jakarta, 26 Oktober 2020
06:25 P.M.
Gamal Johanes Perdana

Kamis, 22 Oktober 2020

Senandung Yang Kuingat

Dari seluruh penjuru dunia,...

Untuk sebelumnya aku tak pernah dengar nada seindah itu.

Melantun landai nan merdu terucap.

Membuatku sulit untuk tidur nyenyak...

Itulah pribahasaku.


Sejauh ingatan ini berevolusi...

Selalu saja kuntemui ingatan yang menjelma keindahan.

Tapi sesak rasanya di batin.

Terlalu banyak hal yang ku pikirkan malam ini.

Cerita hidupku sangatlah unik.


Selarutnya malam ini...

Hal yang ku ingat adalah kejadian beberapa tahun yang lalu.

Mungkin aku sudah terlalu lelah.

Dan harus segera tidur...


jakarta, 22 Oktober 2020

03:57 A.M.

Gamal Johanes Perdana 

Jumat, 09 Oktober 2020

Menunggu Matahari

Terduduk ditepi kanal yang damai.
Dimana tak ada benci yang tersisa.
Aku sangat menikmati suasana damai dalam jiwa.

Tak ada aturan yang mengikat.
Sungguh...
Ketika senja yang ku tunggu hadir dalam lamunan.
Ku putar musik damai...
Dan ku perhatikan cara matahari menutup sinarnya.

Yang kulihat melingkar jingga sempurna.
Tanpa awan, tanpa rona.
Nampak sempurna sore ini.
Yang ku tunggu dari 2 jam lalu.
Hanya akan hadir dengan sempurna pada menit terakhir.

Sungguh...
Hanya semesta yang berlaku adil pada diriku.
Dan hanya senja yang bisa menutup hari dengan damai.
Hingga gelap datang...
Aku bisa lebih tenang menghadapi segalanya.


Jakarta, 18 September 2020
05:42 P.M.
Gamal Johanes Perdana

Kamis, 08 Oktober 2020

Pengorbanan

Inikah yang dinamakan rela berkorban?
Untukmu...
Seorang yang sangat aku cintai.
Aku berjuang siang dan malam.
Keringat bercucur dengan tangis dan lelah.
Segalanya...
Untuk dirimu seorang.

Aku baru tau rasanya.
Menemukan cinta sejatiku.
Yang selalu ingin berusaha mewujudkan mimpinya.
Dengan mengorbankan banyak mimpiku.
Hanya untuk melihat dirinya senang dan bahagia.
Tanpa tau menderitanya aku.
Sudah, aku cukup senang melihat dia senyum bahagia.

Dan untuk detik ini pula...
Aku tak punya daya apapun lagi untuk mewujudkan.
Untuk pernikahan yang dirimu impikan.
Aku akan berusaha lebih keras lagi...
Lebih gigih dan banyak pengorbanan.
Sebab...
Hati ini lebih menderita ketika melihat dirimu menangis.
Dan aku merasa gagal akan hal itu.
Setidaknya, sudah sejauh ini...
Aku sadar dengan segala yang ku korbankan.
Aku telah mendapatkan cinta sejati yang ku idamkan.


Jakarta, 08 Oktober 2020
11:13 P.M.
Gamal Johanes Perdana