Sabtu, 30 Maret 2024

Debugging

Bersemayam dulu sambil rehat...

Banyak hal yang sudah mulai aku tarik satu persatu dari kehidupan, entah untuk sementara atau selamanya itu adalah urusanku. Banyak hal dan nilai yang sudah dan mulai aku rubah, menata ulang lapisan demi lapisan. Ini semua tentang aku yang dituntut berubah oleh diri sendiri. Sejauh ini tak ada orang yang tau niatku, hanya saja beberapa ada yang menyadari gerak-geriku merubah banyak haluan hidup.

Aku adalah orang yang memiliki banyak lapisan dalam hidup. Pada siapa tiap lapisan itu aku buat dan aturan main tak tertulisnya. Tapi pertanyaannya mengapa aku membuat lapisan itu lebih banyak serta merevisi aturan yang sudah ada adalah, aku sadar kelemahan tiap lapisan yang aku buat dan aku sempat masih bisa tertembus dari celah bug itu. Agak menjengkelkan memang, ditambah lagi orang yang sadar celahku sudah memanfaatkannya untuk senjata. Rasanya seperti terkena damage dari senjata ciptaanku sendiri. Hingga aku menarik diri, mengumpat sambil berpikir untuk menangkalnya serta membangun sebuah permainan baru.

Seberapa besarkah perubahan ini?

Aku menyebutnya perubahan besar gelombang ke dua dalam satu dekade ini. Tapi seberapa jauh perubahannya masih belum tau. Aku masih mencari banyak bug yang kemungkinan terjadi di masa mendatang. Aku nyaris membenci diriku sendiri karna kesalahan ini. Sebuah kesalahan yang fatal untuk diri sendiri.


Jakarta, 30 Maret 2024
07.24 A.M.
Gamal Johanes Perdana



Jumat, 22 Maret 2024

Gugusan Bintang Selatan

Aku menyebutnya gugusan bintang selatan...

Satu masa dimana menjadi sebuah tanda titik balik.

Memodifikasi beberapa ketentuan hidup.

Untuk menjadi lebih hidup dengan utuh...

...



Sebuah titik balik datang saat ini. Aku merasa ingin menarik diri dari apapun dan kehilangan minat tentang apapun. Di umur yang terbilang dewasa ini, aku merasa sudah saatnya aku menata ulang hidup lagi dan ingin merubah beberapa haluan hidup. Seperti berkelahi dengan diri sendiri, pengalaman hidup yang semakin banyak membuatku semakin lebih diam dan banyak mengamati situasi, memang mental block semakin kuat kurasa disini. Berusaha menyeimbangkan segalanya sendiri dari kemauan hidup yang sedang tidak terarah. Menutup semua dan menjadi lebih apatis pada dunia, meningkatnya ego dan berpikir bahwa semua orang yang mendekatiku secara tiba-tiba pasti punya maksud terselubung yang bersifat merugikan, Kecuali anak-anak bph sisga, yang pada dasarnya mereka tulus dan kosong.


Bintang selatan itu menjadi pertanda bahwa perubahan sikap dan prilaku ini adalah murni sebuah titik balik. Aku merasa ingin menarik diri darimanapun dan apapun alasannya, tapi aku sudah terikat pada tanggung jawab. Jadi banyak hal yang akan aku pilah disini. Sejauh ini aku merasa puas dengan apa yang telah aku bangun kembali secara baru. Disisi lain aku benci dengan perkataan orang tentangku.


Disetiap pagi terbangun, aku ingin ada hal buruk yang aku hapus di hidup entah itu tentang rutinitas yang kurang baik untuk pribadi dan ketenangan. Ingin memberikan pencerahan kepada orang-orang yang kosong bukan untuk membangun negri, tapi untuk membangun kehidupannya kelak. Menghimpun ilmu dan memberikannya pada orang yang tepat sasaran. Melakukan banyak kegiatan baru yang aku suka dan menghasilkan. Aku ingin lebih tumbuh dan mengembangkannya kesegala arah aspek kehidupan. 


Entah untuk apapun itu, bintang selatanlah yang menjadi tanda titik balik di semua aspek kehidupanku selama 27 tahun aku hidup.



Jakarta, 22 Maret 2024

06.21 A.M.

Gamal Johanes Perdana





Kamis, 07 Maret 2024

Mengalir Hingga Hanyut

Kamu terlalu mengalir...

Sejak kapan kamu lengah akan kehidupan.

Apa karna sudah lelah?...

Atau mungkin, kamu sudah tidak perduli apapun.

Hingga kamu abai akan semua ini.

Cepatlah sadar...


Aku tau batinmu lelah dengan dunia.

Jiwamu sudah mulai kebal sakitnya rasa.

Tapi kamu harus ingat akan kehidupan esok.

Kamu akan apa nanti?...

Setidaknya kamu harus punya rencana sedikit.

Untuk menjadi baik...

Aku tau kamu lelah, tapi ayolah...


Sejauh pengalaman hidupmu...

Kamu belum pernah seterpuruk ini mentalnya.

Kamu harus ingat,...

Mereka semua bergantung padamu seorang.

Hanyutmu pada keadaan.

Derita mereka akan mengiringi di jalan.

Aku tau kamu lelah...

Kamu hanya perlu istirahat sejenak.


Jakarta, 07 Maret 2024

06.24 P.M.

Gamal Johanes Perdana