Senin, 09 November 2020

Sejatinya

Pagi itu...
Adalah pagi yang mengesankan
Dimana aku berhasil menyatukan segala pikiran.
Aku lepas dari lingkaran setan.
Aku dan dirinya, sudah mengikrarkan kemerdekaan.
Bahwa, sejatinya....
Awal dari kehidupanku yang berlanjut.

Pagi itu aku bisa merasakannya.
Detak jantung bahkan nadi tangan.
Aku putuskan hati agar aku kuat dengan akal.
Pagi itu, lantunan quran menggema di telinga.
Pagi itu, aku sangat gugup...
Tapi aku bisa tanpa terlihat takut.
Karna ini keputusanku.

Aku ingin hanya ingin hidup berdampingan dengannya.
Dimana setiap pagi aku melihatnya.
Dan malam menjelang tidur aku menjaganya.
Sungguh tuhan punya rencana.
Dan aku tak sangka bahwa dia yang ku pilih.
Yang terbaik diantara terbaik.
Untukku...

Tuhan, jangan kau berikan ujian pada kami lagi...
Kuatkan cinta kami...
Makmurkan kehidupan kami.
Buat aku selalu benar membimbingnya.
Aku mencintainya...
Bahkan sangat mencintainya.

Jakarta, 09 November 2020
01:37 A.M.
Gamal johanes perdana
Tryas Andini
(Memo: Wedding 08 november 2020)

Kamis, 05 November 2020

Menjelang Harinya

Seberapa jauh pikir ini melayang, waktu tetap saja waktu. Detik yang terus berdetak, waktu hanya bisa di percepat dengan engkau tidur, tapi tak akan pernah bisa di perlambat. Aku tak tau sejauh apa persiapan untuk semua ini, yang jelas aku hanya tinggal menunggunya tiba. Hari dimana aku dan dirinya yang buat dan terlaksana. Hari dimana aku dan dirinya yang menjadi ketua pelaksana acara. Kita yang merangkup semuanya. Kita yang jatuh bangun tersungkur dan lelah. Tuhan tau perjuangan ini tulus dari hati kita.

Ada satu kata yang selalu ku ingat, "segala yang di buat dengan hati, akan sampai ke hati lain". Kita yang membangun semua acara ini dengan tekun, serius, unik, dan penuh perjuangan. Yang pastinya ketika esok acara berjalan, orang akan tau hasilnya. Aku mengharapkan hal yang sempurna untuk di hari pernikahan kita.

Nanti, jika saatnya tiba. Aku yakin kita akan merasakan hal yang hebat, hebat kita bisa memimpin acara dengan sedemikian rupa. Aku tau segala rintangan itu sulit. Tapi akan terasa lebih sulit jika kita tidak kompak. Terima kasihku, untuk dirimu. Karna sejauh ini kaki melangkah, kita bisa lewati bersama. Hal yang membuatku yakin akan hal ini adalah kamu yang akan bisa merangkup segalanya untuk hidupku.

Jakarta, 05 November 2020
10:15 P.M.
Gamal Johanes Perdana
For: Tryas Andini