Pagi itu...
Adalah pagi yang mengesankan
Dimana aku berhasil menyatukan segala pikiran.
Aku lepas dari lingkaran setan.
Aku dan dirinya, sudah mengikrarkan kemerdekaan.
Bahwa, sejatinya....
Awal dari kehidupanku yang berlanjut.
Pagi itu aku bisa merasakannya.
Detak jantung bahkan nadi tangan.
Aku putuskan hati agar aku kuat dengan akal.
Pagi itu, lantunan quran menggema di telinga.
Pagi itu, aku sangat gugup...
Tapi aku bisa tanpa terlihat takut.
Karna ini keputusanku.
Aku ingin hanya ingin hidup berdampingan dengannya.
Dimana setiap pagi aku melihatnya.
Dan malam menjelang tidur aku menjaganya.
Sungguh tuhan punya rencana.
Dan aku tak sangka bahwa dia yang ku pilih.
Yang terbaik diantara terbaik.
Untukku...
Tuhan, jangan kau berikan ujian pada kami lagi...
Kuatkan cinta kami...
Makmurkan kehidupan kami.
Buat aku selalu benar membimbingnya.
Aku mencintainya...
Bahkan sangat mencintainya.
Jakarta, 09 November 2020
01:37 A.M.
Gamal johanes perdana
Tryas Andini
(Memo: Wedding 08 november 2020)