Dunia ini adalah panggung persandiwaraan.
Dimana kita bisa liat berbagai macam sifat dan watak orang...
Memiliki banyak perbedaan pendapat...
Membangun dan menjatuhkan antar sesamanya.
Melihat, mendengar, cobalah kalian lihat di sekitar...
Dimana setiap individu punya keunikan dalam dirinya.
Beragam emosi, beragam kesibukan...
Sampai kita lihat kita ada dalam satu peradaban....
Ada yang mementingkan sebuah kaum dan ras...
Ada juga yang memiliki rasa toleransi tinggi...
Ada yang ingin menang karna uang...
Ada pula yang ingin membangun karna jiwa nasionalismenya...
Cobalah kalian amati ditengah kerumunan manusia...
Mereka semua ada dan nyata,...
Puisi ini ku buat khusus untuk mereka...
Yang pernah di diakriminasi karna agama.
Yang pernah di kucilkan karna ras.
Yang pernah di hakimi karna tidak bersalah.
Yang pernah menyimpan dendam membara sebab tidak adanya keadilan di dunia ini...
Pada dasarnya semua manusia adalah sama...
Terbentuk dari tulang yang ditutupi oleh kulit...
Tuhan telah menciptakan kita, dengan beragam warna...
Ada yang hitam, dan ada yang putih.
Ada yang berbadan sempurna, dan ada yang disabilitas.
Saya dari minahasa, dan dia dari sunda...
Tidak ada yang berbeda antara aku, kamu dan mereka...
Sama sama butuh makan, sama sama butuh tidur...
Ini adalah alurnya hidup...
Ada manis, dan ada pahit...
Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan...
Maka dari itu...
Cobalah untuk menghargai rasa toleransi terhadap sesama.
Jakarta,12 agustus 2017
08:10 A.M.
Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar