Minggu, 10 September 2017

Untuk Tuhan Yang Maha Esa

Mungkin ini yang dinamakan waktu.
Lambat detik, lambat tahun...
Semua dilewati begitu cepat rasanya.
Umurku yang kian hari selalu bertambah.
Hingga detik ini...
Masih ku diberikan halaian nafas padanya.
Terima Kasih ya tuhan...

Mungkin mencintai ciptaanmu itu adalah hal yang bodoh.
Namun hanya itu yang bisa membuat hidupku penuh rasa.
Karna hidup itu cuma sekali...
Bertualang, dan menjelajahi dunia yang penuh misteri.
Merajut cita dan angan cinta...
Mengisi masa muda dengan hal yang aku sukai.
Dan berusaha menebar kebaikan antar sesama makhluk ciptaanmu.
Ya tuhanku...
Maafkan aku bila aku belum bisa bertaubat di jalanmu.

Entah apa yang membuat pikiranku buta.
Hingga detik ini...
Aku hanya bisa meratapi semua dosa yang aku perbuat.
Mungkin satu waktu nanti...
Aku akan sadar dan kembali ke jalanmu.
Tuhanku...
Engkau maha tau atas segala sesuatu yang terjadi.
Meski aku jarang bersembayang...
Doaku tiap malam adalah bukti kuat.
Aku adalah manusia ciptaanmu yang tak berdaya.
Maafkanlah aku...


Gamal Johanes Perdana
Jakarta, 10 September 2017
01:35 A.M.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar