Selasa, 05 November 2019

Hujan

Hujan rintik membasahi tanah nan tandus malam ini.
Tanah itu telah lama tak terbasuh kesegaran.
Dimana musim panas yang panjang membius segala perasaan.

Aku sempat lupa....
Kapan terakhir puisi terindah pernah tercipta.
Dimana melankolis akut yang menjangkit batin ini.
Dan obat penawarnya ialah menulis.
Segala yang pernah aku tulis pun aku tak ingat.
Sebab yang aku tau, setelah aku menulis lega rasanya.

Tentang apapun itu...
Hujan...
Aku sangat membenci aroma akhir tahun.
Dimana melankolis ini melonjak sempurna.
Hingga desember mengakhiri tanggalnya.

Jarang aku menemukan kebahagiaan di awal musim hujan ini...
Penderitaan yang indah bersama intuisi.


Tak ada yang sepesial, namun ada yang sempurna ku rasa.



Jakarta, 05 November 2019
02:39 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar