Perjalanan panjang dan jauh...
Disatu pagi yang samar teringat.
Kelabu seperti segelas cola...
Dan segala susur langkah yang membumi.
Sejauh yang teringat...
Hamparan luas diantara sabana.
Serta deruan angin yang konsisten...
Dan terik yang membakar.
Menjadikan semua itu jelaga...
Reka lagi...
Yang bertanggung jawab atas sejuta sastra.
Tak perduli akan kemurnian...
Yang bertanggung jawab atas kelana.
Tak tau rasa menyimpan...
Dan yang bertanggung jawab atas warna.
mewarnai tanpa mewarnai.
Reka lagi...
Nada minor...
Yang tenggelam diantara teki.
Disirami cahaya tanpa cahaya...
Melantun diantara ngarai.
Merdu tanpa terdengar...
Atau...
Rintik hujan basahi pipi.
Luka tanpa dilukai...
Lelah tanpa berlari...
Semangat tanpa tujuan.
Dan masih tetap menjadi diri sendiri.
Ditarik...
Masuk tanpa keinginan mutlak.
Tapi hanyut.
Jatuh...
Tanpa tergelincir.
Terjebak...
Tak mau lepas, tak mau mati.
Terus menikmati kebodohan indah...
Waktu tak bisa mengulang segalanya.
Terpenting lagi...
Aku tau cara menghargainya.
Jakarta, 15 Januari 2023
06:45 A.M.
Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar