Bersemayam dulu sambil rehat...
Banyak hal yang sudah mulai aku tarik satu persatu dari kehidupan, entah untuk sementara atau selamanya itu adalah urusanku. Banyak hal dan nilai yang sudah dan mulai aku rubah, menata ulang lapisan demi lapisan. Ini semua tentang aku yang dituntut berubah oleh diri sendiri. Sejauh ini tak ada orang yang tau niatku, hanya saja beberapa ada yang menyadari gerak-geriku merubah banyak haluan hidup.
Aku adalah orang yang memiliki banyak lapisan dalam hidup. Pada siapa tiap lapisan itu aku buat dan aturan main tak tertulisnya. Tapi pertanyaannya mengapa aku membuat lapisan itu lebih banyak serta merevisi aturan yang sudah ada adalah, aku sadar kelemahan tiap lapisan yang aku buat dan aku sempat masih bisa tertembus dari celah bug itu. Agak menjengkelkan memang, ditambah lagi orang yang sadar celahku sudah memanfaatkannya untuk senjata. Rasanya seperti terkena damage dari senjata ciptaanku sendiri. Hingga aku menarik diri, mengumpat sambil berpikir untuk menangkalnya serta membangun sebuah permainan baru.
Seberapa besarkah perubahan ini?
Aku menyebutnya perubahan besar gelombang ke dua dalam satu dekade ini. Tapi seberapa jauh perubahannya masih belum tau. Aku masih mencari banyak bug yang kemungkinan terjadi di masa mendatang. Aku nyaris membenci diriku sendiri karna kesalahan ini. Sebuah kesalahan yang fatal untuk diri sendiri.
Jakarta, 30 Maret 2024
07.24 A.M.
Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar