Rabu, 12 April 2017

Dibalik Angka Dua Belas

Mungkin hanya 12 januari yang membuat aku mengingat segalanya.
Dimana kala itu pukul 10 malam aku memulai segalanya...
Dari pertama aku mengenalnya di lapangan basket.
Hingga kini aku mengingatnya di depan layar...
Dibawah rasa rindu yang menggebu, dan sayang yang menderu.
Mungkin 12 adalah angka yang begitu sepesial di hidupku.
Semenjak aku kenali dia 63 bulan yang lalu...
Aku tau akan batasan-batasan hidup yang mungkin...
Aku sendiri adalah penentang dari batasan itu.
Dan aku tau rasanya di sayang dengan caranya memarahiku.
Tuhan tau dirinyalah yang terbaik untukku...

Diantara helaian napas yang berhembus...
Teringat segala hal yang indah pernah dialami bersama.
Meski lebih banyak hal yang pahit.
Semua itu adalah rekayasa penyeimbang yang pernah terbentuk.
Dalam usia yang begitu lama...
Namun aku percaya...
Kalau semua akan indah pada waktunya...
Semoga kini hatinya bisa ku percayakan penuh...

Dan tuhan...
Buatlah cinta ini abadi dalam hati.
Mungkin perjalananku masih teramat panjang.
Dan aku harap dirinya adalah doaku 7 tahun lalu...
Di malam nan sunyi bersama perasaan ini.
Perasaanku cukup kuat menyentuh tiap karakter.
Tuhan...
Aku hanya ingin cinta ini utuh sampai salah satu dari kita menutup mata.
Dan tetap terjaga hingga kau pertemukan kita di alam yang sama.
Disisimu tuhanku...


Jakarta, 12 April 2017
02:12 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar