Selasa, 20 Agustus 2019

Ruang Hampa Udara

Malam ini, dimana malam yang penuh dengan gemerlap kilau diatas langit yang hitam tanpa batas. Dimana aku melihat kilauan bintang yang tenang. Aku sangat kagum dengan segala yang ada dan tercipta. Alam semesta yang begitu luas, bahkan cahaya pun belum selesai menjelajahi segalanya. Alam semesta punya banyak hal yang indah dan menakutkan.

Sejenak, aku terdiam sembaring melihat ke langit. Tanpa satu titik pun mata ini hinggap, dan aku ingat sebuah kata "kita adalah keturunan bintang-bintang". Dimana kata itu akan buntu pada sebuah pernyataan opini yang kerap ku jumpai tanpa jawaban. "Apa yang akan kita lihat setelah kita mati?". Pertanyaan itu adalah hal yang membuat aku takut akan kematian dan sangat menghargai pahit manis kehidupan. Sebab hati ini berkata bahwa hidup hanya 1x. "Yang kita lihat setelah kita mati adalah ruang hampa dan kita terombang ambing didalamnya, gelap, sunyi berdenging, sakit, dan tak terbatas waktunya" kata itu adalah kata yang ku ingat dari sebuah artikel yang pernah aku baca. Apakah salah jikalau aku melihat segalahal berdasarkan logika? Sedangkan aku lebih suka mencari fakta dan kebenaran.

Jakarta, 20 Agustus 2019
03:33 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar