Malam itu...
Kita bersenda gurau di tepi jalan yang tak asing.
Dengan bayang diantara kedua mata.
Terbalut duka diatas cerita...
Dialog yang sangat menyenangkan.
Sejatinya aku hanya punya kamu sekarang.
Dirimu yang mampu merangkap segalanya.
Malam itu...
Darah tuhan memang merekatkan kita.
Dengan segudang pembahasan yang kerap terlontar.
Bukan soal itu...
Ini tentang yang lain.
Tentang aku yang bahagia sebab kamu lah segalanya.
Dan bagiku, kamu...
Sahabat terbaik, teman terbaik, pula orang terbaik.
Kamu adalah hal terbaik yang aku punya di dunia ini.
Jakarta, 02 Juli 2020
04:40 A.M.
Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar