Kamis, 08 Oktober 2020

Pengorbanan

Inikah yang dinamakan rela berkorban?
Untukmu...
Seorang yang sangat aku cintai.
Aku berjuang siang dan malam.
Keringat bercucur dengan tangis dan lelah.
Segalanya...
Untuk dirimu seorang.

Aku baru tau rasanya.
Menemukan cinta sejatiku.
Yang selalu ingin berusaha mewujudkan mimpinya.
Dengan mengorbankan banyak mimpiku.
Hanya untuk melihat dirinya senang dan bahagia.
Tanpa tau menderitanya aku.
Sudah, aku cukup senang melihat dia senyum bahagia.

Dan untuk detik ini pula...
Aku tak punya daya apapun lagi untuk mewujudkan.
Untuk pernikahan yang dirimu impikan.
Aku akan berusaha lebih keras lagi...
Lebih gigih dan banyak pengorbanan.
Sebab...
Hati ini lebih menderita ketika melihat dirimu menangis.
Dan aku merasa gagal akan hal itu.
Setidaknya, sudah sejauh ini...
Aku sadar dengan segala yang ku korbankan.
Aku telah mendapatkan cinta sejati yang ku idamkan.


Jakarta, 08 Oktober 2020
11:13 P.M.
Gamal Johanes Perdana


Tidak ada komentar:

Posting Komentar