Aku adalah orang yang stabil.
Tapi ketika stabil itu goyah.
Harusnya dirimu mengerti setidaknya.
Aku membungkam sebab aku lelah.
Aku membungkam karna tak ingin ada masalah.
Tapi semakin lama aku membungkam.
Hati semakin perih karna luka.
Luka karna pikirku berlebih.
Setelah sadar setajam itu pisau yang ku genggam.
Sebesar itu masalah yang ku telan.
Aku kira menikah tempat yang baik untuk berbagi luka.
Tapi sifatmu yang membuatku menelannya semua.
Sebab aku yang terlalu sayang.
Dan tak ingin kamu tau rasanya.
Butuh waktu untuk pulih.
Tapi aku rasa ini akan lama.
Yang pada tujuannya adalah lupaku.
Beberpa hari ini...
Kukira pagiku bisa melupakan masalah ini.
Tapi kurasa butuh waktu panjang.
Hingga semua hilang...
Tanpa kamu ketahui.
Jakarta, 15 Agustus 2021
05:20 A.M.
Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar