Rabu, 13 Oktober 2021

Tentang Secangkir Kopi

Malam yang stabil kala itu.
Pukul 2 dini hari bersamamu.
Pada selasar rumah orang tuamu.
Momen dimana kita bersantai.
Dengan secangkir kopi beraroma khas.
Dan aku mendapatkan itu.

Tentang gelak tawa kebersamaan kita.
Aku yang melantun lagu dengan ukulele.
Dengan dirimu dibawah gemerlap bintang.
Kamu yang ku sebut sahabat hidup.

Setiap harinya, semua cerita kita buat.
Perjalanan, bertualang, sakit dan jatuh.
Dan kita masih temukan jua kebahagiaan.
Teruntuk malam itu...
Tentang ketenangan yang menyelimuti kita.
Kedamaian itu pasti akan datang lagi.

Jakarta, 13 Oktober 2021
01:14 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar