Rabu, 22 Januari 2025

Pesan Dariku Untuk Dirimu Sendiri

Setiap kali kamu terdiam, pikiranmu selalu di penuhi banyak pertanyaan. Dan selalu di pertanyakan hal yang sama, "apa tujuanmu hidup selain kematian?" Dan selalu dijawab "tidak ada, hanya ingin menjalaninya tanpa tujuan". Aku mengenalmu sebagai orang yang kosong semenjak usia 26 tahun. Kamu hanya memiliki tujuan kecil, juga berjangka pendek. Tidak ada yang spesifik seperti kebanyakan orang yang kamu kenal selama ini. Ya, ini adalah dirimu, kamu yang ada di puncak kehidupan tanpa tujuan. Kamu terlalu kosong sebagai manusia, hanya mejalani apa yang ada di depan mata, tanpa tau arahnya kemana. Kamu seperti ini pun bukan salahmu, kamu memang di takdirkan hidup seperti ini oleh tuhan. Sampai-sampai di awal kamu benci dengan hidup tanpa arah, dan sejauh ini kamu sangat menikmati perjalanannya. 

Ini semua tentang harapan, mimpi, dan keinginan. Hal sesimpel itu yang membuat kita menjadi manusia. Dan kamu kehilangan ketiganya hingga kamu menjadi kosong. Beberapa orang sepantaranmu memiliki momongan yang mereka rawat dengan harap bisa meneruskan garis keturunan, itu dasarnya. Tapi banyak yang salah kaprah juga soal keturunan. Mereka melimpahkan harapan ego orang tua kepada anaknya yang dimana itu menjadi beban mental. Kita harus ingat bahwa, "Tidak ada anak yang ingin di lahirkan ke dunia". Sejatinya kita sebagai makhluk hidup hanya ingin meneruskan evolusi genetik dari alam semesta. Dan kamu, adalah hasil dari evolusi genetik yang buruk, hal itu yang membuatmu menjadi manusia kosong. Sekali lagi, tidak ada yang disalahkan disini, ini sudah menjadi takdirmu dari semesta, maka terimalah.

Kamu sebentar lagi akan menginjak usia 28 tahun kehidupan. Di tahun 27 ini, banyak hal yang kamu petik dari setiap masalah yang sudah kamu lewati. Sekali lagi, terima kasih untuk tetap hidup untuk orang yang kamu sayang di dunia ini. Karna, meskipun kamu kosong, kamu tetap memiliki keinginan untuk menjadi pelindung buat mereka yang kamu sayang. Kamu selalu menebarkan hal-hal baik, mengajar, membimbing, hingga memberikan semua hal yang kamu punya untuk orang yang kamu sayang. Kamu telah membuat dunia ini lebih layak dan menyenangkan untuk mereka semua. Meskipun kamu taruhannya, kau tetap rela berkorban untuk mereka. Kamu percaya, dengan melihat mereka senang, itu sudah cukup membuat kamu berhasil. Mungkin kamu akan banyak belajar kedepannya, di usiamu yang 28 nanti, akan ada banyak hal yang akan kamu lewati, begitu pun seterusnya. Tetap kuat yah, jangan pernah habis akal, kamu harus selalu jadi tiang yang menyangga mereka yang kamu maksud. Berat memang jadi seperti itu, tapi itu semua keinginanmu kan?...

Teruslah hidup dengan kekosonganmu, dan caramu selagi itu baik untuk orang lain dan jangan lupakan dirimu sendiri. Karna, dirimu adalah prioritas utama untuk mereka semua.

Jakarta, 22 Januari 2025
01.39 P.M.
Gamal Johanes Perdana


Tidak ada komentar:

Posting Komentar