Secangkir teh cukup tenangkan batin yang tertutup kabut.
Dikala mentari nan indah tertelan oleh kegelapan.
Kupandangi keindahan senja yang merah nan gelap terlihat...
Burung-burung yang mulai meratap pada sangkarnya.
Dan kalalawar yang menggantung bangkit dari tidurnya.
Semua menandakan bahwa malam akan datang membawa sejuta ketenangan.
Angin yang bertiup menghalu pandangan membuatku tak lepas pada baju hangat ini.
Perlahan gelap menyatakan kilatan titik yang cantik pada langit tak beratap.
Kartika Kirana, itulah sebutan pada sansekerta...
Mereka hadir membentuk sebuah rasi yang indah.
Seakan terlihat kompak, mereka tunjukan sebiah garis cakrawala.
Yang tak terlihat oleh mata, namun terukur oleh logika.
Yah, mereka terlihat sangat cantik bukan?...
Derikan jangkrik yang tak berdurasi....
Menambah haru suasana malam dibawah bulan purnama.
Yang menerangi bumi dengan cahaya redupnya.
Segala keanggunan menyatu disini.
Ditempat yang memiliki sejuta pesona alam bumi pertiwi.
Kesejukan yang larut pada kobaran api yang hangat.
Jika aku boleh meminta...
Aku ingin lebih lama berada disini.
Meski sulit untuk hidup, aku rasa ketenangan yang membuatku bertahan.
Yang katanya rimba adalah tempat yang menyeramkan.
Sungguh, aku tak peduli...
Sebab bagiku tidak...
Oleh: Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar