Sedikit kehancuran terjadi...
Sebab aku benci kepalan tanganmu.
Sedikit pemberontakan kujalani.
Sebab aku ingin bebas seperti mereka.
Dan akhirnya...
Semua berantakan meski telah kubenahi.
Tetap saja hancur sampai ke hati.
Hanya karna kau kepalkan tanganmu.
Untukku...
Sebungkus roko...
Secangkir kopi...
Sebotol beer...
Meski aku telah terhempas melayang.
Sempat membuat Mabuk dan gila...
Aku tak bisa lupa akan kehancuran hati ini.
Dia marah dan tak menghubungiku lagi.
Entah dia bosan atau jenuh.
Aku benci kepalan tangannya...
Masalah ini serius...
Aku tak mengerti mengapa dia mengepalkan tangannya untuk ku.
Senja tenggelam...
Aku baru terbangun dari sisa mabuk semalam...
Badan ini lebam sebab aku alergi alkohol.
Tapi apa boleh buat...
Aku flustasi akan kepalan tangannya.
Terlalu....
Apa itu yang disebut cinta...
Aku tak mengerti apa yang dia perbuat...
Jika sayangg, bukan itu caranya...
Senin, 01 agustus 2016
04:32 am.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar