Waktu terlalu cepat menelan semuanya...
Mereka yang baik, dan orang yang ku sayangi...
Waktu terlalu jahat untuk di jalani...
Ketika satu persatu pergi...
Pula meninggalkanku untuk selamanya...
Aku benci akan semua ini, sebab waktu menelan orang yang ku cintai...
Terlalu serakah,...
Akankah secapat itu beliau pergi...
Ya tuhan...
Aku benci akan kenyataan ini...
Terlalu cepat dan kejam.
Sebab sesal menghujamku bertubi-tubi.
Belum sempat ku balas jasanya...
Belum sempat ku lihat wajahnya...
Belum sempat ku kecup wajahnya...
Dia pergi...
Tidur selamanya...
Semoga langkahnya tenang di sana...
Semoga allah menyertai doaku dan amalnya.
Oma...
Terlalu cepat engkau meninggalkan aku...
Sampai jumpa...
Satu saat nanti...
Kita akan bertemu lagi...
Di lain waktu, dilain tempat....
Jakarta, 14 Agustus 2016
10:02 am
Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar