Jika dilihat...
Mesin waktu melesat begitu cepat.
Dan yang lalu.
akan menjadi satu kenangan lampau.
Berdetuk seperti langkah.
Kala berdenting lalu berketuk lagi....
Berjalan tanpa henti...
Dan melangkah pergi.
Hingga jantung ini mati.
Waktu...
Tak berkata, hanya berkerja.
Ia hidup abadi bersama perubahan.
Hingga aku berfikir bahwa waktu terlalu cepat berevolusi.
Ulat tiada henti...
Dan diri ini...
Masih mencari ramuan abadi.
Sebab logika bertanya...
Apakah ada kehidupan setelah kematian?...
Bila boleh ku pinta...
Aku tak ingin ada kematian di dunia ini.
Hidup ini terlalu indah tuk di tinggali.
Meski dalamnya terdapat suka duka.
Aku mengerti...
Seni kehidupan adalah satu keindahan.
Aku tak ingin mati...
Meski fakta berkata aku akan rasakan kematian esok.
Sungguh, aku tak ingin itu terjadi...
Meski di beri waktu seribu tahun pun.
Aku takkan siap mati...
Fakta...
Di setiap makhluk bernyawa.
Pasti akan mengalami kematian.
Dan waktu...
Tetaplah waktu yang terus berevolusi.
Abadi dan takkan mati...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar