Sabtu, 08 Agustus 2020

Pagi Teduh

Aku terbangun dimana fajar merekah.
Dari barisan cakrawala yang membentang.
Pagi ini...
Tak seperti biasanya.

Ada satu kerinduan menyelimuti...
Setelah aku sadar ada hal yang membius jati diri ini.
Tentang kerinduanku.
Yang selama ini terlalu dalam ku pendam.
Dimana memandang terbitnya matahari dari ketinggian.
Pada musim panas yang indah.

Begitunya aku lupa...
Sejauh ini aku terbius akan hal aneh.
Terlalu fokus akan hal masa depan.

Aku lupa...
Ada rohani yang jenuh akan ambisi.
Keinginan yang menunggu datangnya waktu.
Berkemas dan jalan menapaki gunung.
Melihat rasi, secangkir teh, dan menunggu datangnya pagi.

Aku menunggu datangnya waktu itu.
Sebab ada yang menjanjikannya padaku.


Jakarta, 08 Agustus 2020
07:23 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar