Kita yang pada malam ini tertawa dengan sejuta pikiran.
Dengan banyak permasalahan.
Kita sanggup tertawa.
Sanggup tertawa namun dihantui masalah.
Dihantui masalah yang sangat besar tentang kita.
Tapi kita masih bisa tertawa.
Tertawa menertawakan tawa.
Tawa yang terasa sangat beban di batin.
Batin yang risih akan semua beban yang kita tertawakan.
Kita yang tertawa tak sepenuh hati.
Sepenuh hati kita ternyata menertawakan kita.
Kita yang masih bisa tertawa dengan masalah.
Dengan masalah pernikahan kita kelak.
Kita kelak akan tertawa sepenuh hati sebab bahagia.
Sebab bahagia kita akan tertawa lepas.
Tertawa lepas dan utuh merasakan kebahagiaan tawa.
Kebahagiaan tawa kita.
Jakarta, 12 Agustus 2020
05:09 A.M.
Gamal johanes perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar