Hai indonesia...
Hai negaraku.
Hari ini hari pertama aku kuliah.
Di tempat yang buruk menurut mereka.
Namun tidak untukku.
Yahh, aku telah terbuka pikirannya.
Semangat yang baru...
Dan pola pikir dewasa...
Tetap sama cita-citanya...
Pula murni tujuannya...
Mulia kata orang...
Entah kenapa hidup itu seperti labirin.
Sedangkan keinginanku melenceng...
Cita-cita yang semula ingin menjadi guru.
Sempat berantakan...
Lalu aku ubah rancangannya.
Sebab uang...
Impian itu hampir sirna.
Lagi kutemukan pelita...
Lagi motivasi melintas bersama ide.
Ya, itulah ide...
Aku berhutang dengan negara ini.
Satu saat nanti...
Setelah aku lulus strata satu...
Aku ingin mengabdi ke pelosok negri.
Aku ingin menjadi guru tanpa pamrih.
Meskipun sulit...
Meskipun rumit...
Aku yakin, tuhan memperkenankan...
Jangan bertanya berapa upah di negri ini...
Tapi bertanyalah, apa yang telah aku berikan untuk negara ini...
Jakarta, 18 September 2016
07:04 P.M.
Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar