Selasa, 31 Januari 2017

Masuklah Dalam Duniaku

Bukankah engkau yang berikan teladan baik.
Di sepanjang aku berjalan melintasi desir pasir yang lembut...
Diantara lebur ombak yang amis menuju sore...
Yang kala itu ku tulis namamu di atas pasir yang lembut.
Lalu hancur terhapus ombak...
Aku rindu akan rangkulanmu di pantai.
Tak ada camar, tak ada cemar...
Dan disitu hanya ada aku dan kamu di tepian.

Bukankah engkau yang ajarkan aku untuk tegar...
Kala roda dua turun dari gunung yang tenang.
Kau peluk tubuhku erat, seakan tak ingin kau melepasku.
Alam telah mendekatkan kita dibawah air terjun...
Yang sejuk dan penuh ketenangan.
Sebelum akhirnya mendung menghapus langkah kita.
Kala itu di tapak salak yang hijau membentang...
Selama kamu pergi bersamaku...
Tak perlu kawatir, aku akan melindungimu.
Aku akan membuatmu tenang dan nyaman disisi ini.
Keluhmu kan ku dengar...
Langkahmu akan ku bina hingga kau pulang dengan selamat.
Ketika aku berani mengucap kata cinta padamu...
Itu tanda aku yang siap menjaga, melindungi, dan membuatmu nyaman.
Dalam perlindunganku...

Jika ini jalan kita...
Raihlah tanganku.
Jangan takut untuk jelajahi dunia lebih dalam.
Cobalah untuk masuk dalam duniaku....


Jakarta, 31 Januari 2017
03:27 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar