Matahari yang terbit dari timur...
Dan benih yang berkecambah menjadi tunas.
Adalah sebuah kehidupan baru...
Yang siap menggantikan kehidupan lama.
Membangunkan orang yang tertidur...
Dan membuat mereka menjadi sibuk.
Sebuah kebangkitan yang aku rasakan penuh semangat.
Dari tuhan yang maha Esa...
Untuk mereka yang buta.
Mereka yang hidup dalam ras berbeda...
Tak perlu merasa terkucilkan oleh takdir yang kau dapat.
Tuhan telah memberkahinya, dan telah menciptakan hikmah.
Tak perlu pandang agama, sebab tuhan itu satu.
Tak perlu pertumpahan darah dan diskriminasi.
Kita semua sama di mata tuhan, kita semua sederajat...
Perlu makan, butuh minum, dan pecandu oksigen.
Tak ada yang kuat, dan lemah...
Kita semua sama, kita semua punya nyawa...
Benar adanya kalau manusia pintar dan cerdas...
Namun apa artinya pintar...
Kalau otaknya hanya untuk digunakan sebagai alat pemusnah masal.
Hanya karna sebuah diskriminasi...
Pertentangan yang tak jua temukan solusi.
Kita hidup, sama-sama butuh menginjak tanah.
Cobalah untuk menjadi hal yang lebih bermanfaat bagi orang...
Anda bukan tuhan, dan saya bukan hewan.
Mengertilah kawan...
Jakarta, 18 Januari 2017
12:37 A.M.
Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar