Aku berjalan tanpa henti...
Seperti tidur setahun suntuk.
Dan jika ku rentangkan sejarah semua ini...
Banyak cerita dan rentetan aksara tercipta.
Tentang aku yang mencintainya.
Dan ketika aku terbangun...
Aku tersadar...
Bahwa mencintainya itu sangatlah indah.
Meski cintanya masih dalam terkubur.
Atau tersembunyi sifatnya...
Hal itu masih indah ku rasakan.
Meski waktu terus melarutkan...
Dan pikirku ini semua akan larut.
Nyatanya, rasa ini susah untuk dilarutkan.
Meski telah ku serpihkan perlahan.
Cinta, tetaplah cinta...
Dan sayang, ia tak menyadarinya.
Rasa ini telah menghempasku jauh di samudera.
Terombang-ambing hanyut ke lautan lepas.
Hingga sulit untuk terbangun dari keindahan cintanya.
Ohh tuhan...
Sampaikan rasaku padanya...
Bahwa Aku Sangat Mencintainya.
Jakarta, 24 Oktober 2016
02:23 A.M.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar