Senin, 14 November 2016

Bersamamu Menuju Jakarta

Tuhan, aku sangat mencintainya...
Aku sangat menyayanginya malam ini.
Dibawah rintik air yang dingin.
Dirinya hadir di belakang menemani perjalananku.
Yang lelah tanpa daya tanpa asa.
Aku bahagia disampingnya...

Sampai aku disatu kota...
Sepi pada pukul 11 malam, bersamanya.
Dengan tubuh pucat dan dingin.
Berjalan menembus angin malam menuju jakarta.
Di atas laju roda dua...
Aku ada pada pelukannya.

Melipir dan berhenti...
Sejenak tenangkan pikiran bersamanya.
Dengan segelas teh hangat.
Senyumnya  hadir dalam pandanganku.
Dan usapnya hadir pada keningku.
Tuhan, Aku sangat mencintainya...

Jakarta, 14 November 2016
01:48 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar