Terbangun ketika malam petang...
Seperti ada hal yang tak bisa aku jelaskan.
Entah apa yang kini aku rasa.
Aku hanyut dalam alunan nada yang mendayu.
Mengayun dan menenangkan...
Hingga perasaan ini hanyut pada lantunannya.
Entah kapan kan kutemukan kejenuhan...
Ketika kerinduan yang teramat sangat hadir.
Dini sebelum fajar...
Atau ketika keharuan memakan habis semua perasaan.
Dalam pena, aku bercerita tentang kehidupan.
Hidup yang memiliki berjuta warna dan rasa...
Penuh asa dan suka cita...
Dalam denyut nadi yang kian terasa.
Aku hidup dalam perasaan ketika malam petang.
Meski tak ada bintang...
Bulan cukup indah malam ini ku pandang...
Meski di tutupi butiran awan.
Sinarnya tetap mampu menembus kabut.
Dan ketika pagi datang...
Semua akan terasa berlalu terlalu cepat.
Terlalu dingin dirasa...
Hingga aku tersadar satu saat nanti.
Untuk apa aku berlari?...
Jakarta, 14 Desember 2016
12:43 A.M.
Gamal Johanes Perdana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar