Selasa, 20 Desember 2016

Malam Tanpa Inspirasi

Dalam remang malam...
Sayup mata terpejam.
Tanpa kata...
Tanpa ukiran sastra...

Pulihnya luka membuatku tak berkata.
Dan hampir sepenuhnya pola berubah...
Sebab yang ku tau adalah...
Tak selamanya bumerang melontar lurus.
Hingga detik pergantian tahun tiba.
Bisa ku katakan kalau hidup ini stabil.
Tak ada obat yang tak membutuhkan proses.
Dan tindakannya bijak dan bajik...

Pula esok hari...
Ketika matahari membuat dunia sibuk.
Aku sama seperti mereka...
Pekan penuh dendam catur wulan.
Dimana ketika semua orang bersanda gurau...
Aku acuh dan berjalan lembut diantara papan.
Pula aksara nan abstrak.
Dalam lelahnya pikir yang terkuras.
Ku bermain diantara akar sang program.
Hingga penutupan di umumkan...
Dan lembar baru di mulai...


Jakarta, 20 Desember 2016
01:01 A.M.
Gamal Johanes Perdana


Tidak ada komentar:

Posting Komentar