Sabtu, 17 Desember 2016

Masih Terasa Bodoh

Dunia itu begitu indah ku rasakan...
Berjalan mengembara...
Belajar bersosialisasi dengan baik.
Berusaha menebar bibit ilmu dan kebaikan.
Menyalin kisah hidup...
Dengan harapan agar orang bisa belajar dari pengalaman.
Kelak nanti aku pun akan dewasa.

Ribuan hari telah ku lewati...
Dari terbit fajar hingga terbenam senja.
Aku selalu ingin berusaha berbuat hal yang sedikit berguna.
Entah apapun...
Hingga aku tak memiliki keunggulan di satu titik.
Dimana semua ilmu ku telan dan ku terapkan.
Sosiologi,geografi, dan sejarah...
Serta elektro...
Otomotif...
Astronomi pula astrologi.
Fisika, nuklir, fluida, listrik...
Sastra, nada, grafik, citra, dan lukis...
Travel...
Logika algoritma, logika pemrograman...
Pula kini sistem informasi...
Semua aku mengerti meski hanya sebagai orang awam.
Semua ku pelajari otodidak...

Lalu ketika hampir banyak ku mengerti...
Aku bingung apa potinsi atas semua ini...
Semua ku pelajari atas kesukaan...
Hingga akhirnya aku lelah akan semuanya yang terjadi.
Apa yang ku dapat seakan-akan nol besar...
Aku tidak memiliki potensi yang besar di antara semua itu...
Jauh dari perkiraan...
Bahwa tuhan telah menciptakan otak dengan berjuta neuron.
Aku tak menyangka bahwa otak ini sanggup menampung semua.
Maha besar tuhan yang maha esa.

Dianara itu...
Aku tak pernah fokus di satu ilmu...
Rasa serakah akan ilmu selalu saja muncul dan ingin merauk semuanya.
Hingga akhirnya aku tak tau dimana bakatku...
Dan ketika orang bertanya apa yang aku kuasai...
Aku tak tau apa apa tentang semua ini,..
Tak ada...
Aku tak unggul diantara semua ini...
Aku masih saja merasa bodoh diantara semua ini...


Jakarta, 17 Desember 2016
02:51 A.M.
Gamal Johanes Perdana


Tidak ada komentar:

Posting Komentar