Kamis, 01 Desember 2016

Tentang Pesannya

Desember Pagi...
Awal bulan yang baik dengan lantunan musik.
Di musim penghujan, dibalik mendungnya awan.
Jakarta kini diselimuti deru hujan...
Meski pintu yang tertutup di penghujung langkah.
Ketenangan kini membawaku keluar dari mimpi.
Namun benih itu masih tertanam baik...
Dan aku memutuskan untuk berhenti melangkah.
Ketika pintu hampir tertutup...
Berat rasanya untuk meninggalkan ruangan ini...
Dan aku biarkan itu tertutup mengurungku disini.

Kata-katanya memberikanku pelajaran berharga...
Meski sempat aku menangis.
Pesannya membuka hal baru yang bisa aku terima.
Katanya bijak seperti prilakunya.
Dan dia adalah orangnya...

Desember membuka segalanya...
Ketika dini merasuk ke dalam sukma.
Saat itulah kedamaian melarutkan segalanya.
Dan aku memutuskan untuk tetap disini.
Hidup bersama pandangan baiknya.
Disana...


Jakarta, 1 Desember 2016
12:35 A.M.
Gamal Johanes Perdana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar